Ibu Kota Jakarta menjadi pusat ekonomi, politik dan pemerintahan. Maka tidak heran jika Kota ini menjadi incaran untuk mencari pekerjaan ataupun melanjutkan sekolah tinggi. untuk Kamu yang ingin melanjutkan kuliah di Jakarta, kamu wajib tahu kisaran biaya hidup untuk berkuliah di Jakarta.

Beberapa Hal Penunjang Kuliah kamu di Jakarta dan Kisaran Biayanya

Sebagai anak rantau yang sekaligus menyandang gelar mahasiswa kost-kost an, kamu pasti membutuhkan banyak kebutuhan saat hidup di Jakarta. Terlepas dari biaya perkualiahan, ada beberapa biaya yang harus kamu persiapkan untuk menunjang proses belajar kamu selama kuliah.

Pertama adalah fotocopy dan print. Sudah menjadi kebutuhan yang umum bagi kamu, setiap hari kamu akan berjibaku dengan buku, makalah dan tugas-tugas perkuliahan. Tugas yang sering bikin galau dan suntuk ini harus ditunjang dengan biaya yang cukup besar.

Kemudian ada juga biaya penunjang lain yang harus Kamu pikirkan,. Yaitu peralatan selama kuliah, seperti tas, sepatu, alat tulis, buku dan lain-lain.

Baca Juga : Tips Makan Sehat Anak Kost

Berikutnya adalah biaya magang saat kuliah. Kamu akan membutuhkan biaya magang ketika menginjak akhir semester. Seperti pada umumnya, saat magang, ada beberapa perusahaan yang akan meminta peserta magang untuk membayar. Tapi, ada pula beberapa perusahaan yang justru memberi gaji atau uang tunjangan selama magang.

Kebutuhan Penting Sehari-hari Selama Kuliah di Jakarta dan Kisaran Biayanya

Hal pertama Biaya Hidup Kuliah di Jakarta yang paling penting adalah tempat tinggal. Di Jakarta, terdapat banyak type hunian yang bisa Kamu pilih. Mulai dari kost-kostan, apartemen, hotel, sampai kontrakan. Rata-rata, kisaran harganya dimulai dari 1 juta rupiah per-bulan untuk Kost, hingga belasan juta rupiah untuk apartemen dan kontrakan.

Lalu kebutuhan yang nggak kalah penting adalah kebutuhan makan sehari-hari. Buat satu porsi makanan, Di Jakarta Kamu harus merogoh kocek paling tidak minimal 15 ribu sampai 25 ribu rupiah untuk sekali makan. Kalau Kamu makan tiga kali sehari, biaya makan yang dikeluarkan setidaknya 50 ribu sampai 80 ribu rupiah.

Next adalah biaya transportasi. Apalagi bagi Kamu yang memiliki kendaraan pribadi, untuk membeli bensin, rata-rata orang Jakarta bisa menghabiskan bensin 300 ribu sampai 600 ribu rupiah per-bulannya. Biaya tersebut belum termasuk uang tol, parkir, ataupun sevice lho.

Lalu bagaimana kalau menggunakan transportasi umum? Di Jakarta biaya untuk transjakarta dan commuterline berkisar ditarif 4 ribu sampai 5 ribu rupiah. Sedangkan kalau Kamu lebih tertarik pakai transportasi bus, biaya yang diperlukan berada di kisaran 10 ribu sampai 15 ribu rupiah sekali jalan.

Biaya Tempat Tinggal di Jakarta

Banyak type hunian yang bisa dipilih di Jakarta. Jenis rumah hunian yang Kamu pilih juga akan berpengaruh dengan Biaya Hidup Kuliah di Jakarta. Semakin bagus bangunannya dan semakin dekat dengan pusat Kota atau kampus, akan semakin mahal juga harganya. Sebagai referensii berikut adalah kisaran biaya tempat tinggal di Jakarta.

Biaya Kost Per-Bulan

Untuk biaya kost per-bulan di Jakarta kisaran harganya mulai dari 1 juta sampai 3 juta rupiah. Biaya itu belum termasuk listrik, jaringan WiFi dan biaya tambahan lainnya. Kadang, ada beberapa kost yang menerapkan sistem tambah biaya untuk peralatan elektronik seperti laptop, kipas atau magicom.

Kalau Kamu mencari kost di daerah kawasan Jakarta Pusat, mungkin masih bisa ditemukan kost dengan harga ratusan ribu per-bulannya. Tapi, sangat jarang sekali. Biasanya, untuk kisaran harga ratusan ribu, kamu hanya mendapatkan kamar berukuran 3×4 dengan kamar mandi ada di luar.

Biaya Kost Per-Tahun

Kost per-tahun di Jakarta jarang dan sulit sekali ditemukan. Kebanyakan kost di Jakarta cuma menerapkan harga per-bulan saja. Kalaupun ada pembayaran sistem per-tahun, itu hanya sebagian saja dan tidak banyak. Jadi, besar kemungkinan Kamu akan pilih per-bulan.

Tapi, biar Kamu tahu biaya kost yang sudah dikeluarkan selama satu tahun, kalkulasikan saja biaya kost per-bulannya selama 12 bulan. Itu juga bisa menjadi perkiraan harga kalau Kamu tiba-tiba ingin mencari kost dengan sistem pembayaran pertahun.

Biaya Sewa Apartemen

Semantara untuk biaya type hunian apartemen, berkisar di angka 2 juta rupiah sampai 5 juta rupiah per-bulannya. Harga tersebut biasanya sudah termasuk jaringan WiFi dan listrik, tetapi belum termasuk biaya kemanan apartemen (security).

Hunian apartemen ini berbeda antara kamu menyewa ataupun membeli. Harga di atas merupakan harga sewa ya, Guys. Karena Kamu harus menyiapkan uang sampai ratusan juta rupiah untuk membeli apartemen di Jakarta. Wow!

Biaya Kontrakan Selama Satu Tahun

Kalau Kamu lebih suka dengan suasana rumahan, maka mengontrak adalah pilihan yang tepat Hunian ini biasanya dipilih para mahasiswa untuk ditinggali lebih dari satu orang. Mengontrak rumah juga bisa menghemat Biaya Hidup Kuliah di Jakarta. Kamu bisa patungan dengan teman untuk tinggal bersama-sama.

kontrakan di Jakarta juga ada yang menerapkan sistem bulanan,. Tentu dengan biaya yang lebih bersahabat daripada sistem per-tahun. Sementara untuk harga kontrakan rumah per-tahun

Biaya Hotel Per-Malam

Hotel di Jakarta sangat banyak, mulai dari hotel bintang lima yang mahal harganya sampai hotel ber-type melati dengan harga terjangkau. Memang hampir tidak ada mahasiswa kuliah yang bertempat tinggal di hotel. Tapi bukan berarti tidak mungkin.

Jika Kamu memiliki orang tua yang kaya raya dan ingin kamu tinggal di hotel, Kamu bisa memilih hotel dengan kisaran harga ratusan ribu hingga jutaan rupiah per-malamnya. Biaya ini juga ditentukan oleh seberapa bagus hotel yang ditinggali.

Biaya Lain-Lain di Jakarta

Dari informasi diatas, Kamu tentunya sudah paham dengan kondisi pergaulan di Jakarta. Banyak anak-anak gaul yang hobby nongkrong dengaan gaya hidup yang glamour. Jika kamu ingin tinggal di Jakarta, Kamu harus tau dulu biaya lifestyle untuk menunjang pergaulan kamu. Seperti:

1. Biaya Lifestyle

Orang-orang di Jakarta setiap harinya selalu dicecar dengan pekerjaan, pagi, siang bahkan hingga malam. Untuk melepas stress, biasanya mereka akan mencari hiburan agar otak lebih rilex dan tenang. Hiburan yang juga bisa Kamu nikmati adalah nonton bioskop, nongkrong di café, karaoke, dll.

Kalau Kamu menjadi mahasiswa di Jakarta, jangan kaget dengan gaya hidup orang-orang di Jakarta yang per-bulannya menghabiskan jutaan rupiah untuk lifestyle. Tapi, perlu diingat, biaya tersebut tetap berdasarkan seberapa tinggi pola konsumsi Kamu, Guys.

2. Biaya Pulsa

Bagi banyak orang, gadget memegang peranan peenting dalam hidup. Setiap orang melakukan kegiatan sehari-hari dengan mata menatap layar dan tangan memegang gadget. Jika tidak ada WiFi, mau tidak mau pulsa menjadi alternatif lain untuk tersambung ke internet.

Di Jakarta, jika kamu tidak menggunakan WiFi, Kamu akan menghabiskan biaya pulsa sekitar 200 ribu sampai 300 ribu setiap bulan. biaya tersebut belum termasuk pulsa telepon lho. Tapi, pada dasarnya, semua tergantung pemakaian kok.

3. Biaya Nongkrong

Sebenarnya dana hiburan ini bisa Kamu kelola lebih baik sesuai dengan kondisi dan kebutuhan kamu, dengan syarat kamu harus menekan keinginan dan tidak mengikuti gaya hidup orang Jakarta yang terus menerus mencari kesenangan.

Rata-rata untuk sekali nongkrong, orang Jakarta akan menghabiskan biaya 150 ribu sampai 250 ribu rupiah. biaya nongkrong tersebut bisa membengkak kalau kamu tidak cermat dalam mengatur budget, So bijaklah dalam mencari tempat tongkrongan.

5. Biaya Laundry

Jika di tempat tinggal tidak ada fasilitas laundry, Kamu bisa memilih jasa laundry untuk membersihkan pakaian. Di sekitar kawasan kampus, sangat mudah menemukan tempat laundry yang tepat. Tidak hanya pakaian, biasanya tempat tersebut juga menerima membersihkan tas dan sepatu.

Untuk biaya laundry di Jakarta berkisar dari 8 ribu sampai 15 ribu per-kilo, Estimasi harga ini berdasarkan jangka waktu pencucian ya. semakin cepat akan semakin mahal harganya. ketika Kamu ingin mencuci ekspres hanya 3 jam, harganya 25 ribu per-kilo.

Tips Atur Keuangan Mahasiswa Kost Di Jakarta Agar Lebih Hemat

Jadi mahasiswa rantau yang nge-kost di Jakarta emang bikin pusing. Biaya kost yang mahal dan biaya hidup yang lumayan tinggi bikin dompet tipis. Belum lagi lifestyle yang kadang sulit di-kendalikan. Nih, tips buat Kamu untuk mengatur keuangan agar bisa lebih hemat.

1. Pisahkan Uang Makan Sehari-hari dan Uang Tabungan

Kalau Kamu sudah diberi uang bulanan dari orangtua, segera pisahkan untuk biaya makan sehari-hari dan tabungkan untuk kebutuhan darurat. Hal ini penting untuk keberlangsungan hidup Kamu di Jakarta, agar bisa kamu gunakan sesuai porsinya.

2. Cari Kost dengan WiFi gratis

Tempat tinggal yang punya fasilitas jaringan WiFi adalah keuntungan buat Kamu. Mengingat tugas-tugas dari dosen yang banyak, koneksi internet pasti akan dibutuhkan. Daripada harus membeli paket data atau mengerjakan tugas di cafe, lebih baik mencari kost yang menyediakan free WiFi kan?

3. Masak Sendiri

Kalau kost atau tempat tinggal Kamu ada fasilitas dapur, manfaatkan sebaik mungkin dengan memasak makanan sendiri. Masak sendiri akan jauh lebih murah mengurangi pengeluaran uang daripada kamu harus membeli di warung atau restoran. Sekali-kali kamu boleh makan di luar tetapi jangan keseringan.

4. Jangan Kebanyakan Nongkrong, Mending Belajar

Jakarta adalah Kota dengan tempat nongkrong paling banyak di Indonesia. Gaya hidup masyarakatnya yang hedon, bikin dompet Kamu cepat bangkrut. Nongkrong boleh-boleh saja, asal dalam batas wajar. Lebih baik lagi kalau belajar.

5. Ngerjain Tugas di Perpustakaan

Mahasiswa biasanya sering suntuk mengerjakan tugas di kost-kost an. Alasannya karena bosan dan tidak ada inspirasi. Untuk mengatasi hal itu biasanya mereka memilih untuk mengerjakan tugas di cafe atau tempat nongkrong. Untuk menghemat uang, pilihlah untuk mengerjakan tugas di perpustakaan. Gratis!

Baca Juga : Cara Mempersiapkan Biaya Kuliah Universitas Swasta di Jakarta

Oke Guys itu tadi ulasan tentang biaya hidup kuliah di Jakarta. Dari estimasi biaya di atas, tentu membutuhkan biaya yang tidak sedikit untuk hidup di Jakarta. Kamu juga harus bisa menghemat agar bisa mencukupi kebutuhan sehari-hari. Meski anak kost, jangan lupa jaga kesehatan, jangan sampai kekurangan gizi.