Sebagai seorang mahasiswa yang berada di perantauan, kamu mungkin akan merasa kesulitan jika disuruh untuk menabung. Meskipun begitu, kamu tetap harus berusaha untuk mencobanya karena menabung itu memiliki efek positif bagi neraca keuangan kamu.

Saat ada kebutuhan yang mendadak misalnya, kamu tentunya tidak perlu pusing harus minta ke orang tua sebab sudah punya simpanan atau tabungan sendiri. Tetapi, caranya bagaimana? Berikut ini ada beberapa tips cara menabung ala anak kost versi mahasiswa yang patut kamu coba.

Cara Menabung Ala Anak Kost Versi Mahasiswa

Menyisihkan Uang Dari Kiriman Bulanan

Menabung ala mahasiswa kost bisa kamu mulai dengan langsung memangkas uang saku kamu setiap bulan. Segera kamu sisihkan uang itu untuk tabungan kamu. Untuk jumlahnya bisa kamu sesuaikan dengan kemampuan kamu sendiri. Sedikit atau banyak hal itu tidak masalah. Yang terpenting yaitu kamu sudah mulai menerapkan kebiasaan baik ini.

Menyusun Rencana Pengeluaran Selama Sebulan

Supaya kamu bisa menabung ala anak kost versi mahasiswa maka kamu harus bisa merencanakan pengeluaran selama sebulan. kamu sebaiknya bisa menyusun sebuah rencana pengeluaran untuk satu bulan. Susunlah rincian dengan rapih dan sedetail mungkin. Dengan demikian, maka kamu bisa benar-benar mengontrol keuangan kamu. Cara ini juga sangat efektif untuk mencegah kamu mengeluarkan uang untuk kebutuhan yang tidak perlu.

Baca Juga : Olahraga Bikin Otak Makin Sehat

Pada dasarnya semua kegiatan menabung dan kegiatan konsumsi untuk kebutuhan pokok serta kebutuhan akademik tentunya juga harus berjalan sesuai. Tidak boleh terjadi suatu kondisi yang saling menekan di antara ketiganya. Oleh karena itu sangat diperlukan suatu metode pengaturan keuangan. Yang mana semua itu bisa tertuang dalam rencana anggaran keuangan bulanan kamu.

Dengan berpedoman pada sebuah rencana anggaran keuangan bulanan mahasiswa ini. Maka tentunya proses menabung akan lebih sistematis dan lebih nyata untuk kamu dan target yang ingin kamu capai.

Membuka Rekening Khusus untuk Tabungan

Cara menabung ala anak kost versi mahasiswa berikutnya adalah dengan membuka rekening kedua. Jadi ketika orang tua kamu mengirim jatah bulanan, maka transfer sebagian untuk mengisi rekening tabungan kamu. Biasanya, ada beberapa bank menyediakan program tabungan yang mana hanya bisa diambil dalam kurun waktu tertentu. Disini kamu bisa memanfaatkan layanan tersebut untuk menabung.

Membuka rekening khusus yang hanya dipergunakan untuk menabung merupakan hal terbaik untuk kamu yang ingin bisa menabung. Di kampus-kampus perguruan tinggi biasanya memiliki kantor cabang perwakilan berbagai macam bank. Seorang mahasiswa bisa memilih di bank mana dia akan menabungkan uangnya.

Dengan membuka rekening khusus untuk menabung maka kamu akan terhindar dari godaan untuk membelanjakan uang tersebut. Apalagi bila rekening khusus tersebut tidak dibuatkan kartu ATM, maka akan semakin sulit akses untuk membelanjakan uang di dalamnya. Berbeda halnya bila semua uang milik kamu ditabung dalam satu rekening. Maka akan dengan mudah kamu mendatangi ATM untuk melakukan tarik tunai atau menggunakan kartu debit

Sehingga kamu bisa tertarik untuk menggeseknya saat kamu belanja. Oleh karena itu bila kamu ingin uang tabungan kamu aman tidak terusik maka simpan di rekening yang berbeda. Sebuah rekening yang terpisah dengan rekening yang kamu gunakan untuk menyimpan uang kebutuhan sehari-hari.

Menabung dalam Bentuk Uang Logam

Cara menabung ala anak kost versi mahasiswa berikutnya adalah dengan menabung dalam bentuk uang logam. kamu mungkin mulai tertarik menabung dalam bentuk uang logam. Pertama, kamu harus memilih dahulu jumlah pecahan receh logam yang ingin ditabung. Misalnya saja, kamu memilih pecahan 500 atau 1000. Maka setiap kali kamu memiliki uang logam dengan pecahan tersebut, maka segera sisihkan uang itu kedalam celengan kamu. Karena jumlah uangnya tidak besar, maka kamu pun tidak akan merasa keberatan untuk menabung.

Bagaimanapun juga kamu tidak akan bisa terlepas dari uang receh. Janganlah sekali-kali meremehkan uang recehan kembalian saat kamu membeli sesuatu di warung. Bayangkan saja bahwa uang satu juta rupiah pun tidak bisa jadi satu juta rupiah bila kurang seratus rupiah. Oleh karena itu maka kumpulkan koin-koin recehan hasil kembalian dari membeli apapun. Kumpulkan ke dalam wadah tertentu misalnya di wadah bekas air meneral, di stoples, atau wadah lainnya.

Bila sudah terkumpul maka uang recehan ini bisa kamu gunakan untuk menambah jumlah tabungan kamu. Bisa juga kamu gunakan untuk hal-hal darurat lainnya. Mengumpulkan ini juga bisa menjadi sebuah tips menabung bagi mahasiswa kost yang sangat berguna. Hal seperti ini sebagai salah satu pembentukan mental dalam pengaturan keuangan pribadi (personal finance).

Membeli Sesuai Kebutuhan

Jika kamu ingin mengetahui cara menabung ala anak kost versi mahasiswa, maka berilah garis batas yang tegas pada kebutuhan kamu. Contohnya, kamu harus tahu mana yang merupakan kebutuhan primer dan mana yang termasuk kebutuhan sekunder. Jika kamu merasa hal itu bukan kebutuhan mendesak, maka sebaiknya jangan dibeli. Utamakanlah berbagai kebutuhan yang benar-benar penting, sehingga kamu tidak membuang uang saku dengan percuma.

Rajin Membuat Catatan Pengeluaran Setiap Hari

Walaupun terlihat sepele, hal ini sangat penting untuk keuangan kamu. Dari catatan tersebut kamu bisa mengendalikan pengeluaran kamu setiap bulan. Selain bentuknya lebih rinci, catatan itu juga membuat kamu lebih berhati-hati saat akan mengeluarkan uang. Jadi, mulai sekarang biasakanlah untuk mencatat semua pengeluaran kamu setiap hari.

Bawa Bekal Sendiri

Bila tempat kos kamu memiliki dapur, maka kamu bisa memanfaatkannya untuk memasak bekal sendiri. Karena seorang mahasiswa kost biasanya mudah boros untuk urusan perut. Maka ada baiknya kamu belajar menyiapkan bekal sendiri. Dengan demikian, kamu tidak perlu jajan di kampus. Selain itu, memasak sendiri juga akan lebih hemat. Keuntungan lain dari memasak sendiri adalah kamu juga bisa menjaga kehigienisan makanan kamu.

Menetapkan Target

Cara menabung ala anak kost versi mahasiswa selanjutnya yaitu menetapkan target. Agar kamu tambah semangat menabung, maka coba tetapkan sebuah target. Sebagai contoh, kamu bisa menabung dengan target membeli sebuah komputer baru. Dengan target tersebut, maka kamu pasti lebih termotivasi untuk bisa menabung. Target tersebut bias berupa bentuk penghargaan yang kamu tetapkan untuk diri kamu sendiri.

Kegiatan menabung bagi seorang mahasiswa anak kos perlu memiliki tujuan yang jelas. Uang yang sudah terkumpul hasil dari menabung itu nantinya akan digunakan untuk apa. Misalnya saja uang tersebut digunakan sebagai dana cadangan, digunakan untuk membiayai kegiatan tertentu.

Misalnya praktikum lapang di akhir semester, untuk membiayai rekreasi travelling liburan di akhir semester. Atau bisa juga untuk membeli gadget baru, dan tujuan-tujuan lainnya. Dengan menetapkan tujuan pemakaian uang tabungan tersebut . Maka akan memberikan banyak semangat dalam hal mengumpulkan rupiah demi rupiah.

Menambah Pemasukan Dengan Kerja Sampingan

Cara menabung ala anak kost versi mahasiswa selanjutnya yaitu dengan menambah pemasukan uang dengan bekerja paruh waktu. Untuk bisa mempercepat tercapainya sebuah target tabungan sesuai yang telah kamu rencanakan, maka diperlukan tambahan aliran pemasukan. Salah satu tambahan sumber pemasukan yang bisa kamu lakukan yaitu dengan bekerja paruh waktu. Yang perlu kamu perhatikan tentunya jangan sampai kerja paruh waktu ini mengganggu jalannya kegiatan akademis perkuliahan kamu.

Ada cara lain untuk bisa menambah pemasukan uang dalam rangka mempercepat tercapainya target tabungan kamu, yaitu dengan berbisnis sampingan. Berhubungan dengan bisnis sampingan ini, maka bekerja sampingan bagi mahasiswa tentunya akan semakin menambah dan juga mengasah keterampilan kamu dalam hal pengelolaan finansial.

Berhati-hati Dengan Kartu Kredit

Buat kamu yang telah memiliki kartu kredit maka kamu perlu berhati-hati dalam penggunannya. Cobalah untuk bisa berpikir masak-masak sebelum menggesekkan kartu tersebut. Sebab akan ada beban tanggungan tersendiri setelah kamu melakukan penggesekan. Setelah terjadi penggesekan kartu kredit itu artinya kamu telah memiliki hutang yang wajib kamu bayar.

Jangan sampai uang tabungan yang telah kamu kumpulkan dengan penuh perjuangan musnah begitu saja. ketika kamu gunakan untuk membayar tagihan kartu kredit. Maka lebih baik kartu kredit tersebut ditinggal di rumah ataupun di kost dan lebih baik membawa uang tunai saja untuk pembayaran.

Baca Juga : Rincian Biaya Kuliah Perguruan Tinggi UNTAR Jakarta

Ketika membayar menggunakan uang tunai ada semacam rasa sayang untuk melepaskan uang begitu saja. Berbeda dengan ketika membayar dengan menggesek kartu kredit.

Menjalani Hidup Layaknya Seorang Mahasiswa

Jangan terpengaruh gaya hidup mewah dengan menghambur-hamburkan uang tak terkendali. Ingat bahwa seorang mahasiswa memiliki batasan dalam aliran pemasukan uang karena waktu dan tenaganya harus berfokus pada kegiatan akademik. Oleh karena itu berbagai jenis pengeluaran haruslah wajar seperti layaknya mahasiswa pada umumnya.

Cara menabung ala anak kost versi mahasiswa yang patut kamu coba. Menabung itu tidak hanya membuat kamu memiliki simpanan yang bisa kamu pakai untuk kondisi darurat. Tetapi juga membuat kamu lebih bijak dalam mengelola uang. Selain itu, kebiasaan baik ini juga akan berdampak pada masa depan keuangan kamu kelak. Setelah bekerja dan menghasilkan uang sendiri, kamu akan lebih cerdas dalam mengelola keuangan.