Kamu Lagi bingung cari jurusan yang tepat untuk kuliah? Atau sedang kesulitan memilih karena merasa tidak punya keahlian maupun bakat di bidang tertentu? ga perlu galau, Guys. Bagi Kamu yang lagi sibuk ngutak-atik jurusan, di sini akan kami bahas mengenai jurusan kuliah yang mudah dipelajari.

Kamu ga perlu lagi terbebani oleh ruwetnya memilih jurusan, hingga terlambat mendaftar dan akhirnya ga jadi kuliah. Beberapa jurusan yang mudah untuk kamu pelajari di sini dapat kamu jadikan pilihan utama, terutama untuk Kamu yang ingin kuliah serta ingin cepat lulus dan bekerja

Mudah dan Sulitnya Jurusan

Sebenarnya jurusan itu sulit atau mudah tergantung dari diri kamu sendiri. Semudah apa pun kalau kamu tidak belajar, ya sama saja akan terasa sulit. Begitu pula sebaliknya, kalau Kamu rajin, tekun, dan sering berdiskusi seputar pelajaran hal apa yang lagi yang bias menghambat atau sulit bagi kamu?

Jadi intinya, semua tergantung usaha masing-masing. Seberapa besar kemauan kamu untuk maju menaklukkan rintangan yang sulit. Dan Ingat ya Guys, sulit itu tidak datang secara tiba-tiba, ia diciptakan oleh setiap individu dan dimulai dari akumulasi rasa malas serta enggan berjuang.

Baca Juga : Program Studi Kuliah dengan Prospek Kerja Bagus

Apa sebabnya seseorang tidak mau berjuang? Kemungkinan terbesarnya adalah jurusan yang dipilih tidak sesuai dengan cita-cita dan keinginan kamu. Jika ini permasalahannya, maka kuncinya hanya satu yaitu segera pindahi ke jurusan yang kamu inginkan atau kamu isukai.

Selain itu, ada kemungkinan lain, yaitu karena pelajaran yang relatif rumit. Misalnya ilmu sastra. Sekalipun jurusan tersebut memiliki prospek karir yang ttidak perlu diragukan lagi kemapanannya, namun sulit bin njelimetnya itu minta ampun loh Guys.

Masalahnya tidak hanya sampai di situ saja. Jika Kamu malas dengan jurusan kuliah karena sulit pengerjaannya, tentu akan berdampak buruk terhadap Indeks Prestasi Kumulatif (IPK), serta akan menyulitkanmu untuk mendapatkan pekerjaan yang cocok.

Antara Skill dan Prospek Kerja

Kata siapa IPK itu tidak penting? Pernyataan bahwa IPK itu tidak dibutuhkan ketika di luar kampus sama sekali tidak benar. Siapa yang bisa menyangkal, bahwa perusahaan melihat kemampuan Kamu berdasarkan penilaian hasil studimu?

Berbicara mengenai IPK dan prospek kerja cukup menarik, karena memang tujuan kuliah adalah mencapai keduanya. Selain itu, bahwa setiap kampus bertujuan menyejahterakan masa depan. Walaupun kebanyakan orang berkata bahwa tujuan utamanya yakni untuk menuntut ilmu.

Meskipun IPK masuk dalam kategori hard skill. Artinya, Kamu bisa memperolehnya dengan banyak membaca buku dan berdiskusi. Tetapi sikap disiplin, ulet, pekerja keras dan mudah bergaul (teamwork) merupakan soft skill yang bisa Kamu raih hanya melalui melatih karakter diri.

Basis hard skill adalah IQ, sementara soft skill basisnya adalah EQ dan SQ. Untuk dapat berkesempatan di interview oleh perusahaan, IQ adalah penentu. Tetapi hasil dari interview itu sendiri merujuk pada kemampuan EQ dan SQ. Demikian sebabnya, skill dan prospek kerja harus berkesinambungan.

Lalu dari mana skill berasal? Jawabannya adalah dari jurusan. Jurusan diolah menjadi kebiasaan melatih diri secara intelektual, emosional dan spiritualitas. Tetapi tiga hal ini tidak akan tercapai selama kuliah masih kamu anggap beban.

Oleh sebab itu, memilih jurusan yang mudah untuk dipelajari menjadi solusi alternatif, agar keterampilan Kamu betul-betul matang. Kamu tidak akan mau kan selama berkuliah 4 tahun merasa dibebani oleh kesulitan yang menghambat kesuksesan? Kamu tentu harus cermat dan ulet.

Pintar-pintarlah dalam memilih. Karena jika tidak, kamu ahrus bersiap untuk menjadi pengangguran terdidik yang mangkrak kerja gara-gara tidak memiliki keahlian. sekali lagi, mencari jurusan yang mudah dipelajari di sini adalah untuk mempelajari dan mendalami ilmu serta keterampilan tertentu, bukan untuk menghindari kesulitan.

Jurusan-jurusan yang Mudah Dipelajari

Berbicara tentang jurusan kuliah yang mudah dipelajari, berarti berbicara tentang orientasi keahlian akademik. Di setiap kampus, setiap jurusan memiliki tingkat yang tidak sama. Sehingga, bisa saja di kampus A tergolong mudah, dan di kampus B lebih sulit. Padahal jurusannya sama.

Oleh karena itu, apa yang dipaparkan di sini diukur berdasarkan tingkat rata-rata secara umum. Misalnya, ketika jurusan Akuntansi dikategorikan sebagai jurusan yang mudah diukur berdasarkan indeks rata-rata. Untuk jurusannya, simak ulasan di bawah ini:

1. Jurusan Pendidikan

Sangat Mudah ditebak, bahwa program studi pendidikan merupakan jurusan yang paling mudah untuk dipelajari. Kalau di Indonesia, orientasi jurusan ini adalah untuk menjadi tenaga pendidik, baik di sekolah formal, nonformal, ataupun informal.

Baik di sekolah swasta ataupun negeri, tenaga pendidik selalu dibutuhkan. Peminat jurusan ini cukup tinggi, jika dilihat dari persentasi CPNS setiap tahunnya. Bahkan, di sebagian wilayah pedesaan, menjadi guru itu adalah satu-satunya profesi unggulan.

Pasti Kamu ingin tahu apa yang membuat jurusan pendidikan tergolong mudah? Yaitu karena, di jurusan ini Kamu hanya dituntut untuk menguasai presentasi lisan (oral presentation) serta manajemen kelas (classroom manajemen).

Baca Juga : Beasiswa Untuk Mahasiswa S1 di Universitas Tarumanagara

Presentasi lisan maksudnya melatih seseorang berbicara di hadapan para siswa. Sedangkan manajemen kelas melatih bagaimana menguasai kelas dengan metode tertentu, sehingga peserta didik tidak jenuh dengan cara belajar yang monoton.

Jurusan pendidikan memiliki paling banyak cabang dan setiap cabang arah utamanya adalah tenaga pendidik, meski ada beberapa yang menjurus pada riset Jadi kalau Kamu ingin bergabung dengan jurusan ini, silakankamu tentukan pikirkan dengan matang.

terdapat pendidikan agama, pendidikan bahasa Indonesia/Inggris, pendidikan biologi/kimia/fisika, pendidikan PKn, pendidikan matematika dan lain sebagainya. Pilihlah yang paling sesuai, karena semua jprogram studi pendidikan itu mudah dan arahnya jelas yaitu ‘tenaga pendidik/guru’.

2. Jurusan Komputer

Jangan kaget kalau ternyata jurusan Komputer termasuk dalam kategori jurusan yang mudah dan ternyata Dunia komputer tidak serumit dan sehoror yang kamu bayangkan. karena, materi tentang komputer, seperti programming dan lainnya tersebar luas dan dapat kamu pelajari di internet.

Kalangan milenial pasti tidak asing dengan anggapan bahwa keahlian komputer didapat hanya melalui latihan rutin. Ilmu komputer biasanya bisa diperoleh secara otodidak, karena mudahnya untuk mendapatkan akses belajar. Dan tidak jarang programmer adalah orang yang hari-harinya habis di Warnet.

Oleh karena itu, jurusan ini bisa Kamu masukkan ke dalam daftar pilihanmu. Apalagi ketika saat ini teknologi berkembang pesat dan ketergantungan manusia kepada komputer semakin tidak terelakkan. Siapa yang tidak mau, sekedar duduk di depan monitor dan menghasilkan banyak uang?

3. Jurusan Humaniora

Sebenarnya jurusan ini tergolong susah-susahgampang. Paham kan Guys? Jadi, kalau Kamu bergabung kedalam jurusan humaniora, yang kamu butuhkan bukan keterampilan fisik, tapi pikiran. Seperti, ketajaman analisis dan lainnya. Humaniora adalah jurusan tentang cara berpikir.

Bidang sosiologi, sejarah, arkeologi, antropologi dan filsafat misalnya, adalah contoh dari program studi humaniora. Bagi kamu yang suka mengeksplor pemikiran, jurusan ini sangat menarik. Itulah sebabnya mengapa humaniora direkomendasikan bagi Kamu yang bingung dalam mencari jurusan yang mudah dipelajari.

4. Jurusan Pariwisata

Apakah Kamu termasuk tipikal orang yang suka jalan-jalan, maka akan atepat sekali jika kamu mengambil program studiyang satu ini. Jurusan ini tidak membutuhkan tingkat kesulitan yang rumit atau berhitung layaknya matematika maupun ribetnya menganalisis seperti filsafat di bidang humaniora.

Kamu hanya dituntut untuk memiliki skill public speaking dan public relation yang baik, tentu juga dengan penampilan yang menarik. Prospek karir jurusan ini antara lain pelayaran, perhotelan serta tour manager. Jika kamu bercita-cita untuk berkeliling Indonesia? maka Pilihlah jurusan ini.

5. Jurusan Health Management

jangan pernah berpikir bahwa jurusan ini rumit bin sulit seperti jurusan kedokteranya. Meski sama-sama dalam lingkup kesehatan, orientasi keduanya sangat berbeda. Bahkan, Manajemen kesehatan (Health management) tergolong jurusan bergengsi di Indonesia

Apa saja tugasnya? tugas dari lulusan program studi ini adalah mengatur human resource serta segala kepentingan yang ada di rumah sakit, puskesmas atau klinik kesehatan. Interaksi dengan pasien juga tidak seintens pada jurusan keperawatan dan kedokteran.

Bagaimana cara Memilih Jurusan yang Tepat?

Sekalipun jurusan tersebut tergolong mudah, satu hal yang tidak kalah penting adalah tepat dalam menentukan spesifikasi. Maksudnya adalah apa yang telah dipaparkan di atas adalah dari sudut pandang secara umum,.

Didalam Pendidikan sendiri, misalnya, tergolong pada beberapa tingkatan seperti pendidikan SD dan ada pula pendidikan PAUD. Keduanya berbeda, meski sama pada rumpun pendidikan. Jangan sampai kamu keliru mdalam emilih, karena hal yang mudah akan menjadi sulit juga.

Memilih jurusan yang tepat bukanlah perkara yang mudah Beberapa orang bahkan melakukan konsultasi kesana kemari hanya karena tidak ingin salah jurusan. Meski pendidikan itu mudah, kalau tidak sesuai keinginanmu akan terasa sulit pula

Oleh karenanya, berikut adalah tips memilih jurusan yang tepat menurut survei dan pengalaman dari beberapa sumber Agar tidak gagal paham, kamu perlu simak baik-baik.

1. Sesuaikan dengan minat dan kemauan belajar yang ada dalam dirimu. Kalau Kamu suka mengajar, jangan masuk humaniora. Karena Bukan tempatnya. Atau kalau punya bakat programming, jangan masuk kebidang pendidikan. Sekalipun peluangnya cukup bagus nantinya.

2. Mintalah rekomendasi kepada guru atau siapa pun yang dapat kamu percaya, Jangan lupa pula googling Guys. Karena testimoni dapat dengan mudah kamu dapatkan saat ini di dunia maya.

3. Untuk bertanya apakah jurusan tersebut mudah dipelajari atau tidak, cobalah lihat pada orientasi jurusan yang tedapat pada visi-misi universitas bersangkutan, hal ini bisa kamu akses dari profil jurusan yang ada di web. Mengetahui visi-misi sebuah universitas sangatlah penting, karena tidak semua jurusan yang sama memiliki orientasi yang sama pula.

4. Cobalah untuk mempraktikan langsung materi terkait. Misalnya, bahasa Inggris cobalah untuk mengetes diri, sampai mana kemampuan bahasa Inggrismu. Serta apakah nanti akan mudah atau sulit untuk kamu jalani.

5. Jika sudah terlanjur mendaftar pada program studi yang sulit, satu-satunya jalan agar tidak merasa salah jurusan adalah beradaptasi dan menyesuaikan diri hingga, segala jurusan yang sulit pada akhirnya akan terasa mudah.

Baca Juga : Tips Cerdas Cara Mendapatkan Beasiswa Kuliah

Demikian ulasan mengenai jurusan kuliah yang mudah dipelajari. Silahkan dipilih di antara semua jurusan tersebut, tentu saja dengan menggunakan beberapa tips yang telah kami uraikan. Sehingga, Kamu tidak perlu lagi khawatir akan salah jurusan. Untuk dapat melewatinya, tingkatkan waktu belajarmu dan kejar prestasimu.