Selama masih ada waktu yang namanya pendidikan adalah sesuatu yang tidaklah bisa terlepas dari diri kita, karena kenyataannya adalah mendidik seseorang sudah dilakukan semenjak orang itu dilahirkan ke dunia. Hal ini pun tidak terlepas dari tujuan pendidikan, yaitu untuk mencerdaskan masyarakat serta memperbaiki kehidupan manusia nantinya.

Pendidikan untuk Membangun Karakter

Definisi pendidikan merupakan sesuatu yang dianggap begitu penting di dunia tempat kita hidup, sebab dunia membutuhkan orang-orang yang berpendidikan supaya dapat membangun sebuah egara yang berkembang dan maju. Namun selain itu arti pendidikan ini menciptakan sebuah pembentukan karakter dimana itu sangat diutamakan karena orang-orang pada zaman ini bukan hanya melihat seberapa tinggi pendidikan ataupun gelar yang sudah ia dapatkan, tetapi juga melihat karakter dari pribadi dari setiap orang.

Baca Juga : Apa Itu Cumlaude?

Ada banyak bagian karakter yang harus kita tanamkan dan ciptakan kepada anak – anak penerus bangsa ini, seperti terbentuknya kejujuran, dimana kejujuran merupakan hal yang paling penting harus ditanamkan pada diri sendiri serta kepada anak – anak sebab kejujuran itu sendiri Merupakan dasar dari semuanya. Demikian juga halnya dengan bagian karakter tentang masalah keadilan. Seperti yang dapat dilihat Ada banyak ketidakadilan yang terjadi terlebih di negara kita ini.

Tidak hanya kejujuran serta keadilan namun manfaat pendidikan yang mencakup bagian karakter adalah seperti rasa hormat juga harus ditanamkan sejak dini. Hormat terhadap siapapun itu, baik itu kepada adik kelas atau memiliki rasa hormat kepada kakak kelasnya, dan kakak kelasnya pun menyayangi adik – adik kelasnya dan sebagainya supaya tercipta dunia pendidikan yang aman dan tenang.

Sekarang ini ada banyak sekolah di Indonesia misalnya yang sudah mengajarkan pendidikan karakter sebagai mata pelajaran khusus di sekolah, meskipun belum disemua sekolah. Mereka diajarkan bagaimana caranya berkelakuan kepada orang tua, guru maupun lingkungan tempat hidup.

Dengan dihadirkannya pendidikan karakter di sekolah diharapkan supaya para siswa bisa mendapatkan manfaat pendidikan seperti yang seharusnya. Dimana beberapa manfaat itu meliputi, potensi kecerdasan anak yang lebih baik. Karena kecerdasan anak itu dapat didasari oleh pendidikan karakter yang dapat membawa mereka menjadi pribadi yang baik dan bisa diharapkan sebagai penerus bangsa.

Inilah yang menjadi definisi pendidikan dan manfaatnya yang harus diperhatikan. Seperti bebas dari yang namanya korupsi, ketidakadilan dan sebagainya. Serta semakin menjadi bangsa yang tetap berpegang teguh kepada karakter yang kuat yang tidak tergoyahkan. Meskipun kita tahu bahwa pendidikan adalah cara mendidik karakter yang bukan merupakan hal mudah seperti membalikan telapak tangan. Oleh sebab itu mulailah ajarkan kepada anak bangsa pendidikan karakter sejak dini.

Tujuan Pendidikan

Tujuan dari pendidikan adalah untuk mencerdaskan kehidupan masyarakat serta untuk mengembangkan manusia Indonensia yang kokoh, dalam arti manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa serta berbudi pekerti luhur, dimana memiliki pengetahuan dan keterampilan, serta rasa tanggung jawab kepada masyarakat dan negara.

Manfaat pendidikan ini akan menimbulkan niat dalam diri seseorang untuk berlomba-lomba serta memotivasi diri kita untuk lebih baik dalam segala sisi kehidupan ini. Pendidikan adalah cara terbaik untuk membuat pemerintahan ini menjadi lebih maju, berkembang, dan lebih baik. Maka dari itulah setiap anak diusahakan menempuh pendidikan mulai dari tingkat SD sampai dengan pendidikan di tingkat universitas.

Alasan Harus Melanjutkan Pendidikan

Definisi pendidikan adalah sebagai salah satu faktor yang terpenting bagi seluruh bangsa. Sebab semakin maju pendidikan itu, maka akan semakin maju juga negara tersebut. Itulah sebabnya pemerintah dari tahun ke tahun selalu melakukan dan memberikan perbaikan tentang tatanan pendidikan. Dimana perbaikan tersebut bertujuan untuk membentuk sumber daya manusia yang bisa menjadi penerus bangsa. Secara harus besar, arti pendidikan yang disebutkan diatas tersebut bertujuan untuk;

1. Meningkatkan Pengetahuan dan Wawasan

Ketika anda memutuskan untuk melanjutkan kuliah, maka pengetahuan serta wawasan yang anda dapatkan di bangku sekolah itu pasti akan semakin diasah dan berkembang. Sebab berbagai pengetahuan akan anda dapatkan secara lebih mendalam dan lebih luas ketika anda kuliah nanti.

2. Pola Pikir Anda Menjadi Lebih Dewasa

Seiring bertambahnya usia anda serta berputarnya waktu, anda juga akan tumbuh menjadi pribadi yang dewasa. Kuliah akan membuat cara berpikir anda menjadi lebih dewasa ketika anda memandang berbagai hal. Sudut pandang anda dalam menilai sesuatu pun semakin lama akan semakin luas dan berbeda dari sebelumnya..

Untuk masalah menilai, anda jangan melihat dari satu sisi sjaa, namun juga dari setiap aspek. Sebab anda dilatih agar mampu menghadapi masalah, menemukan solusi, serta menyelesaikan masalah dengan bijaksana.

3. Mengenal Banyak Keanekaragaman

Anda akan bertemu dan mempunyai banyak kenalan dari berbagai kota maupun daerah yang tersebar dari seluruh wilayah di Indonesia. Anda pasti akan mempunyai teman-teman yang beragam, mulai dari tempat tinggalnya, budayanya, dan sebagainya. Pastinya, keanekaragaman ini bisa membuat anda Menjadi saling menghargai dan menghormati satu sama lain. Jadi anda tidak akan merasa bosan dengan pertemanan yang itu sja.

4. Mempunyai Banyak Relasi

Semua orang pasti menginginkan mempunyai banyak relasi. Hal yang anda bisa dapatkan ketika melanjutkan pendidikan setelah SMA misalnya adalah mempunyai banyak relasi. Anda pasti akan bertemu dengan orang yang mempunyai persamaan maupun perbedaan yang sama dengan diri anda, baik itu dari latar belakang, pengalaman, cita-cita, dan sebagainya. Hal inilah yang semakin membuat anda dapat membangun relasi yang anda punya. Anda akan saling belajar, saling mendukung, bahakn bertukar pikiran.

5. Tuntutan Dunia Kerja dan Cita-Cita

Seperti yang kita tau di zaman sekarang ini ada banyak lowongan pekerjaan yang menuliskan standar atau kriteria minimal ijazah bagi para pelamarnya. Jadi secara langsung anda harus sadar betul bahwa melanjutkan pendidikan setelah SMA misalnya merupakan suatu kebutuhan untuk kelanjutan hidup.

Bagi anda yang memiliki cita-cita pendidikan itu sudah menjadi jembatan buat anda bisa meraih cita-cita. Bahkan sudah bukan rahasia lagi jika semakin tinggi tingkat pendidikan, maka akan semakin banyak juga peluang yang bisa anda dapatkan dalam memperoleh pekerjaan. Terdapat tiga jenis pendidikan yang ada di Indonesia, yaitu pendidikan formal, pendidikan non formal, serta pendidikan informal.

Pengertian Pendidikan Formal

Apa itu pendidikan formal? Pendidikan formal merupakan jenis pendidikan yang tersusun serta memiliki jenjang, baik itu mulai dari pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah, pendidikan atas, maupun pendidikan tinggi.

Baca Juga : Cara Mendapatkan Nilai Bagus

Pendidikan formal juga biasa disebut sebagai proses pendidikan yang terdiri dari beberapa tingkatan yang sudah disusun rapi oleh yang berwenang. Dan pendidikan jenis ini diselenggarakan resmi di sekolah. Contoh satuan pendidikan pendidikan formal yaitu;

  1. Taman Kanak-kanak (TK)
  2. Sekolah Dasar (SD)
  3. Sekolah Menengah Pertama (SMP)
  4. Madrasah Tsanawiyah (MTs)
  5. Sekolah Menengah Atas (SMA)
  6. Madrasah Aliyah (MA)
  7. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)
  8. Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK)
  9. Perguruan Tinggi
  10.  Akademi
  11. Politeknik
  12. Sekolah Tinggi
  13. Institut
  14. Universitas

Pengertian Pendidikan Non Formal

Jenis pendidikan selanjutnya yaitu pendidikan non formal. Pendidikan ini memiliki jenjang serta terlaksana secara terstruktur. Bagi anak yang sedang menempuh pendidikan non formal, anak tersebut Alan mendapatkan penghargaan yang bisa dikatakan sama levelnya dengan pendidikan formal. Penghargaan yang didapatkan biasanya akan berupa nila, sertifikat, atau lainnya.

Pendidikan non formal ini biasanya akan dilakukan di lembaga yang berada pada lingkungan masyarakat. Tujuan pendidikan non formal ini yaitu sebagai penambah atau pengganti serta pelengkap untuk pendidikan formal. Penyelenggaraan pendidikan non formal ditunjuk langsung oleh pemerintah untuk menyelenggarakannya.

Secara garis besar apa itu pendidikan non formal? Pendidikan non formal juga diartikan sebagai sebuah jalur pendidikan di luar pendidikan formal yang dilaksanakan secara berjenjang atau terstruktur. Jenis pendidikan ini biasanya akan disamakan dengan hasil program pendidikan formal yang dilakukan dengan cara proses penilaiannya berasal dari pihak yang berwenang. Satuan pendidikan non formal yiatu;

  1. Kelompok bermain (KB)
  2. Taman penitipan anak (TPA)
  3. Lembaga kursus
  4. Sanggar
  5. Lembaga pelatihan
  6. Pusat kegiatan belajar masyarakat
  7. Majelis taklim

Bahkan pelaksanaan pendidikan non formal ini dilakukan sesuai dengan standar nasional pendidikan, sehingga terkadang programnya hampir mirip dengan pendidikan formal. Hanya saja yang membedakan adalah pelaksanaannya dilakukan di luar sekolah dan tujuannya berbeda. Sementara tujuan utama pengertian pendidikan non formal ini adalah untuk mengasah bakat yang tersimpan dalam diri anak melalui pelatihan atau kursus. Contoh pendidikan non formal yaitu seperti pendidikan kecakapan hidup, pemberdayaan, keaksaraan, musik dan masih banyak lagi.

Pengertian Pendidikan Informal

Apa itu pendidikan informal ? Pendidikan informal yaitu jenis pendidikan yang berasal dari keluarga dan lingkungan dimana peserta didiknya dapat belajar secara independen. Pendidikan informal diartikan juga sebagai sebuah usaha belajar yang dilakukan di lingkungan kelurga dan masyarakat. Usaha tersebut akan menimbulkan kegiatan belajar yang mandiri. Hasil dari pelaksanaan pendidikan informal yaitu supaya ada perubahan dalam diri anak melalui beberapa aspek seperti aspek agama, budi pekerti, sikap, sopan santun maupun etika.

Bagian yang termasuk di dalam pendidikan informal yaitu;

  1. Agama
  2. Budi pekerti
  3. Etika
  4. Sopan santun
  5. Moral
  6. Sosialisasi

Inilah jenis-jenis pengertian pendidikan yang berada di Indonesia. Jenis pendidikan ini tidak harus ditempuh seluruhnya oleh anak kecuali pendidikan formal, haruslah mereka kerjakan. Sebab pemerintah juga mewajibkan bahwa anak harus menempuh pendidikan formal 9 tahun. Pendidikan ini teramat sangat penting bagi anak bahkan bagi semua kalangan sebab mampu membantu meningkatkan kualitas diri serta mampu memahami materi baik di sekolah maupun luar sekolah. Sebisa mungkin anak harus menempuh pendidikan sudah diwajibkan.

Orang tua pun harus memfasilitasi anak supaya bisa menempuh ketiga jenis pengertian pendidikan di atas agar pengembangan diri anak lebih sebagai arti pendidikan akan optimal. Jika orang tua ynag merasa kesulitan ketika memberikan pendidikan non formal dan informal di lembaga tertentu, ada baiknya orangtua melengkapi pendidikan anak itu dengan mengajarkannya sendiri di rumah. Orang tua pastinya akan lebih mengetahui pendidikan apa yang paling dibutuhkan oleh anaknya.

Baca Juga : Tips Sukses Menghadapi Ospek Kampus

Demikianlah informasi mengenai seberapa pentingkah pendidikan diterapkan diusia dini bahkan pentingnya mengejar pendidikan bagi irang dewasa juga. Dimana secara garis besar pendidikan adalah cara untuk membentuk sebuah karakter pribadi seseorang.