UNTAR Menerima Tiga Penghargaan LLDIKTI – Sebagai universitas yang telah berpengalaman selama puluhan tahun, UNTAR selalu meningkatkan sistem pendidikan maupun kualitas didalamnya. Sehingga universitas ini selalu menjadi universitas swasta yang terdepan. Hal ini ditandai dengan banyaknya jumlah mahasiswa maupun lulusan yang telah “dicetak” di universitas yang berdiri sejak tahun 1959 ini. Universitas Tarumanagara sangat populer di kalangan masyarakat ibu kota dan selalu menjadi tujuan tempat kuliah bagi calon mahasiswa yang berasal dari luar daerah.

Universitas Tarumanagara didirikan oleh para tokoh yang tergabung dalam yayasan Tarumanagara. Nama Tarumanagara sendiri diambil dari nama sebuah kerajaan yang dahulu berada di daerah provinsi Jawa Barat saat ini. Sebagai sebuah kerajaan besar yang pernah berjaya pada abad ke-6, Universitas Tarumanagara diharapkan dapat meneruskan semangat dan kebesaran dari kerajaan tersebut. Dan sebagai universitas swasta tertua di ibu kota, Universitas Tarumanagara ini telah melalui berbagai macam fase dan perjalanan sejarah dari masa ke masa.

Universitas Tarumanagara hadir sebagai wujud kepedulian terhadap pendidikan di Indonesia. Beberapa waktu yang lalu, Universitas Tarumanagara telah menerima tiga penghargaan dari LLDIKTI sebagai bukti dari kualitas dan komitmen dari seluruh jajaran dan mahasiswa Universitas Tarumanagara dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa. Seperti yang tercantum dalam visi, misi serta tujuan Universitas Tarumanagara yaitu “melahirkan lulusan terbaik, tak hanya bermartabat tapi juga berintegritas, berwawasan luas serta memiliki kemampuan entrepreneurship”

Adapun tiga penghargaan dari LLDIKTI antara lain: penghargaan sebagai Institusi Peraih 3 bintang (3 Star Institution) dari QS Stars Rating System. QS Stars Rating System merupakan publikasi tahunan peringkat universitas yang dilakukan oleh Quacquarelli Symonds (QS). Daftar ini dibuat oleh sebuah situs yang menilai ranking kampus berdasarkan berbagai komponen. Komponen yang dinilai mulai dari reputasi akademi, pengajarnya, sarana dan prasana, hingga prestasi mahasiswanya pun ikut jadi bahan perhitungannya.

UNTAR Tenerima Tiga Penghargaan LLDIKTI

Penghargaan kedua yang diterima Untar dari LLDIKTI yaitu peringkat ke-50 Tingkat Nasional dalam UI GreenMetric World University Rankings 2018. UI GreenMetric ini adalah inovasi pemeringkatan perguruan tinggi di dunia berbasis komitmen dalam pengelolaan lingkungan hidup kampus. Inovasi ini dikembangkan oleh Universitas Indonesia dan telah dikenal luas di dunia internasional. Dari tahun ke tahun, terjadi peningkatan antusiasme peserta perguruan tinggi di dunia untuk berpartisipasi dalam pemeringkatan kampus terhijau ini.

UNTAR Tenerima Tiga Penghargaan LLDIKTI

Penghargaan ketiga dari LLDIKTI yaitu penghargaan 100 Perguruan Tinggi Non Vokasi Terbaik Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi tahun 2019 karena berhasil masuk di posisi peringkat 34 nasional. Penghargaan untuk kategori perguruan tinggi non vokasi merupakan penghargaan bagi lembaga pendidikan tinggi yang menunjang pada penguasaan keahlian terapan tertentu.

UNTAR Tenerima Tiga Penghargaan LLDIKTI

Ketiga penghargaan bergengsi tersebut diterima Rektor Untar Prof. Dr. Ir. Agustinus Purna Irawan bersamaan ketika menghadiri acara pembacaan memorandum Akhir Jabatan Kepala LL DIKTI Wilayah III Periode 2015-2019 serta Penyerahan Surat Keputusan Menteri dan Apresiasi Perguruan Tinggi Berprestasi di Kantor LL DIKTI, Senin 2 September 2019 lalu. Hadir juga dalam acara tersebut Sekretaris Jenderal Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Prof. Ainun Naim, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III Dr. Ir. Illah Sailah, M.S. dan para rektor dari berbagai universitas.

Terkait pencapaian yang diterima Untar melalui tiga penghargaan LL DIKTI ini, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III Dr. Ir. Illah Sailah, M.S. menyampaikan tidak mudah bagi perguruan tinggi untuk meraih 3 bintang pada QS Ranking System. Diketahui bahwa perguruan tinggi lain di dunia sedang melakukan ekspansi ke Indonesia, maka perguruan tinggi Indonesia perlu berjaya dulu di negeri sendiri. Dr. Ir. Illah Sailah, M.S. juga menyatakan bahwa suatu saat Untar dapat menjadi universitas global. Di masa depan, Untar bukan hanya berubah namun melalui proses transformasi berkat perubahan kualitas internal.

Baca Juga : Biaya Kuliah Perguruan Tinggi Swasta Di Jakarta

Penghargaan yang diterima Untar sepertinya sebanding dengan lika-liku universitas ini dalam bertahan ketika masa sulit di awal berdirinya. Salah satunya adalah ketika transisi dari masa orde lama ke orde baru. Fakultas Bahasa-bahasa Modern milik Universitas Tarumanagara yang telah resmi berdiri dan memiliki banyak mahasiswa harus menemui kenyataan tidak menyenangkan yaitu Jurusan Bahasa Inggris yang terpaksa harus ditutup dan akhinya mahasiswa jurusan tersebut harus disalurkan ke Fakultas Sastra, Universitas Indonesia.

Baru pada tahun 1967 diresmikan penggunaan kampus di jalan Letjen. S. Parman sekaligus menjadi pertanda dimulainya kebangkitan Universitas Tarumanagara. Pada waktu itu memang dilakukan konsolidasi terhadap fakultas, jurusan, dan program studi. Sayangnya Fakultas Bahasa-bahasa Modern yang awalnya juga dikonsolidasi akhirnya tidak berhasil bangkit kembali di tengah kabar bahagia bahwa fakultas lainnya dapat bertahan dari masa-masa sulit. Hingga kini fakultas-fakultas tersebut seperti Fakultas Ekonomi dan Bisnis masih menjadi bagian dari nama besar Universitas Tarumanagara.

Kabar membanggakan tentang pencapaian Untar menerima tiga penghargaan LL DIKTI berbanding lurus dengan upaya universitas tersebut untuk terus mengembangkan fakultas di dalamnya. Misalnya saja tercatat bahwa Fakultas Ekonomi yang berdiri sejak tahun 1959 dalam bentuk Perguruan Tinggi Ekonomi memiliki Jurusan Ekonomi Perusahaan. Jurusan ini kemudian mengalami perubahan nama menjadi Jurusan Manajemen dengan Program Studi S1 Manajemen. Pada tahun 1972, fakultas ini juga membuka Jurusan Akuntansi dengan Program Studi S1 Akuntansi.

Perkembangan lain juga terlihat dari Fakultas Teknik. Fakultas yang dimulai dari Jurusan Arsitektur dengan Program Studi S1 Arsitektur ini memiliki Jurusan Teknik Sipil dengan program studi S1 Teknik Sipil serta jurusan Teknik Mesin dengan Program Studi S1 Teknik Mesin, Program Studi S1 Teknik Industri, Program Studi S1 Teknik Elektro. Universitas Tarumanagara juga disebut sebagai salah satu pionir lembaga pendidikan yang turut mengembangkan real estate di Indonesia. Fakta tersebut ditandai dengan adanya Program Studi S1 Perencanaan Kota dan Real Estate yang awalnya berada di bawah Jurusan Arsitektur, kemudian berdiri sebagai Jurusan sendiri di dalam Fakultas Teknik.

Fakultas Hukum juga tak kalah menunjukkan perkembangan sebagai bentuk upaya yang memantaskan Untar terima tiga penghargaan dari LLDIKTI. Fakultas yang berdiri sejak tahun 1962 itu tetap bertahan dan sekaligus mengelola Program Studi S1 Ilmu Hukum. Dalam satu program studi itu terdapat lima program kekhususan yang juga dikelola bersama mulai dari hubungan sesama anggota masyarakat, kegiatan bisnis, pencegahan dan penanggulangan kejahatan, hubungan transnasional, dan hubungan negara dan masyarakat.

Sementara itu terdapat pula fakultas yang masih tetap bertahan dari awal berdiri, yaitu Fakultas Kedokteran yang sudah berdiri sejak tahun 1965 dan tetap bertahan dengan Program Studi S1 Pendidikan Dokter & Profesi Dokter hingga sekarang. Selain itu ada pula Fakultas Teknologi Informasi Universitas Tarumanagara (FTI Untar) yang diresmikan pada tanggal 7 Januari 2002 dengan berawal dari program studi Teknik Informatika yang sudah didirikan sejak tahun 1992.

Upaya yang terus dikembangkan Universitas Tarumanagara dalam hal akreditasi. Selain prestasi Untar terima tiga penghargaan LLDIKTI tadi, penilaian akreditasi juga mempengaruhi reputasi Untar sebagai salah satu universitas favorit di kota metropolitan Jakarta. Akreditasi ini juga yang menjadi pertimbangan calon mahasiswa memilih tempat kuliah untuk mendapatkan gelar sarjana. Dalam rangka menilai mutu suatu universitas atau perguruan tinggi, Pemerintah telah membentuk Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi.

Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi berfungsi untuk mengakreditasi program studi di perguruan tinggi negeri dan swasta. Dalam akreditasi ini terdapat beberapa peringkat yang menjadi hasil penilaian tersebut yakni peringkat A, B, C, dan D. Terdapat sejumlah syarat untuk mencapai masing-masing peringkat akreditasi itu. Pemenuhan syarat itu harus dicapai melalui konsolidasi program studi yang ada di sebuah perguruan tinggi, termasuk di Universitas Tarumanagara.

Pencapaian Untar menerima tiga penghargaan LLDIKTI juga sebanding dengan predikat akreditasi yang diperolehnya. Tercatat sejumlah jurusan seperti Program Studi S1 Manajemen Bisnis, Program Studi S1 Teknik Sipil, Program Studi S1 Ilmu Hukum, Program Studi S1 Arsitektur, Program Studi S1 Teknik Mesin, Program Studi S1 Akuntansi Bisnis, serta Program Studi S1 Pendidikan Dokter, Program Studi S1 Psikologi, Program Studi S1 Disain Komunikasi Visual, dan Program Studi S1 Ilmu Komunikasi telah menerima hasil penilaian dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) dengan predikat A (Unggul). Sementara itu, Program Studi S1 Teknik Informatika juga baru saja menerima predikat yang sama dengan jurusan-jurusan di atas sebagai hasil dari penilaian akreditasi oleh BANPT.

Berita mengenai Untar menerima tiga penghargaan LLDIKTI yang belum lama ini menjadi topik hangat, turut menjadi perbincangan dan dikaitkan dengan filosofi lambang Universitas Tarumanagara. Lambang tungku dengan api yang membara merupakan lambang semangat bahwa Universitas Tarumanagara merupakan pusat pendidikan yang menjadi tempat para mahasiswa ditempa sehingga mampu menanggulangi segala tantangan kemajuan zaman di masa mendatang.

Makna lambang kobaran api menjulang ke atas, mewakili semangat tinggi untuk mencapai cita-cita. Sedangkan api yang menyamping ke sisi kanan dan kiri melambangkan adanya keserasian, keselarasan, dan keseimbangan serta keterikatan pada tujuan yang dicita-citakan. Lambang mahkota di bagian atas menggambarkan karakter kecendikiawanan, kesarjanaan serta keluhuran budi. Kerangka segi lima sengaja dibubuhkan sebagai pelengkap yang menunjukkan bahwa seluruh kegiatan Universitas Tarumanagara dilaksanakan dalam kerangka Pancasila.

Baca Juga : Tips Mahasiswa Agar Gemilang Di Kantor Tempat Magang

Lambang Universitas Tarumanagara yang berwarna merah secara keseluruhan adalah bentuk pengejawantahan tekad Universitas Tarumanagara dalam mengelola sebuah perguruan tinggi berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 dan sebagai upaya dalam menghasilkan lulusan sarjana dan tenaga ahli yang terampil dan berbudi luhur serta mampu bersaing di era yang lebih modern dan canggih, tercermin dalam prestasi Untar menerima tiga penghargaan LLDIKTI.

Semua pencapaian Untar termasuk ketika Untar menerima tiga penghargaan LLDikti menjadi bentuk perwujudan universitas tersebut terhadap visi misi dan tujuan yang telah dicanangkan. Keberhasilan Untar juga akan menjadi modal besar untuk mendapatkan lebih banyak lagi kepercayaan dari masyarakat.